PT Kaltim Prima Coal (“KPC”), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia, mengoperasikan pertambangan terbuka terbesar di dunia dan bergerak dalam bidang penambangan dan penjualan batubara untuk pelanggan domestik dan internasional dari berbagai sektor industri.
Pada 1 Januari 2022, KPC memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari pemerintah Indonesia untuk melakukan eksplorasi, produksi, dan pemasaran batubara di area seluas 61.543 hektar di Sangatta dan Bengalon, Kutai.
KPC memproduksi 4 (empat) jenis batubara: Prima, Pinang, Melawan, dan KPC 4200.
Pada 2024, KPC mencatat total produksi batu bara (coal mined) sebesar 55,0 juta ton, meningkat sebesar 3% dari 53,5 juta ton di tahun 2023. Produksi ini didukung oleh fasilitas pemrosesan dan pengiriman batu bara dengan kapasitas sebesar 60 juta ton per akhir 2024.